Menurut C-Jes, pengadilan Jepang memutuskan bahwa Avex
tidak dapat menuntut untuk menjadi mejemen tunggal JYJ di Jepang, dan
memerintahkan perusahaan menejemen tersebut untuk membayar agensi JYJ yaitu
C-Jes Entertainment sebesar 660 juta Yen (7.3 juta USD). Pengadilan juga
mengakui fakta bahwa Avex telah memfitnah CEO C-Jes, dan karenanya, memutuskan
bahwa mereka juga harus membayar CEO tersebut sebesar 1 juta Yen (11.000 USD).
Singkatnya, JYJ dan Avex telah menangguhkan kontrak
eksklusif mereka sejak tahun 2010 dan sejak meningkatnya konflik di antara
kedua pihak tentang kegiatan promosi di Jepang, Avex telah mengeluarkan
pengumuman kepada masyarakat yang dengan licik menyatakan bahwa CEO C-Jes
adalah seorang anggota gangster dan mengakibatkan terhentinya kegiatan promosi
JYJ di Jepang. Mereka juga menuntut bahwa mereka adalah menejemen tunggal JYJ untuk kegiatan di Jepang dan menghalangi usaha JYJ untuk mengadakan konser
amal pada tahun 2011, yang akhirnya membawa mereka ke dalam perkara hukum.
Menanggapi putusan pengadilan tersebut, Avex telah
menyatakan dengan jelas dan mengumumkan melalui homepage mereka bahwa mereka tidak
dapat menerima keputusan tersebut dan akan mengajukan banding.
Credits to Allkpop.com
*Banyak hal yang menggembirakan bagi cassiopeia di tahun ini. Sebelumnya JYJ juga telah berhasil mengakhiri perseteruan yang sudah berlangsung selama hampir 4 tahun dengan SM Entetainment secara damai. Setelah semua urusan hukum ini selesai, selanjutnya JYJ akan dapat melanjutkan kegiatan mereka di Jepang dan hopefully juga bisa kembali tampil dalam kegiatan broadcast televisi.
Selain berita gembira terkait JYJ dan segala urusan hukum tersebut, bulan ini Jaejoong juga merilis album solo pertamanya. Pada bulan Maret nanti HoMin juga kabarnya akan merilis album.
Well done, DB5K!!!






0 komentar:
Posting Komentar