Anggota JYJ, Kim
Jaejoong yang telah kembali baru-baru ini dengan debutnya sebagai artis solo,
mengungkapkan alasannya untuk tidak menggunakan ‘Hero Jaejoong’ sebagai nama
panggungnya.
Pada tanggal 22 Januari
ini di sebuah café di Apgujeong, Kim Jaejoong diwawancarai untuk perilisan
album solo pertamanya ‘I’ dan dia mengungkapkan pikirannya tentang kembalinya
dirinya dengan status aslinya sebagai seorang penyanyi setelah beristirahat
panjang serta rencananya untuk kegiatan mendatang.
Selama awal peluncuran
album solonya, meskipun topiknya berkisar tentang keterlibatannya yang mendalam
dalam penciptaan lagu-lagunya, topic yang membuat orang lain penasaran adalah
kenapa dia tidak menggunakan namanya sendiri untuk album tersebut. Walaupun bukannya
tidak biasa bagi seorang penyanyi untuk meluncurkan albumnya dengan namanya
sendiri, Kim Junsu yang meluncurkan album solonya ‘Talantallegra’ tahun lalu,
dia menggunakan nama panggungnya ‘XIA’ yang dia pergunakan saat dia debut hampir
satu dekade yang lalu. Hal ini menjadi perbandingan di antara mereka berdua.
Sebenarnya jawaban atas
pertanyaan itu cukup sederhana. Sejak pertama kali bergabung dengan C-JeS, dia
tidak pernah menggunakan nama ‘Hero’. Kim Jaejoong menjelaskan, “Junsu lebih memilih
‘XIA’. Aku pernah membicarakan hal ini dengan Junsu sebelumnya dan Junsu
sendiri merasa ‘Kim Junsu’ lebih sesuai sebagai seorang actor musical tetapi sebagai
‘Kim Junsu’ yang menyanyikan lagu pop, ‘XIA’ akan lebih sesuai. Kenyataannya
nama itu memang benar-benar lebih sesuai. Sedangkan bagi diriku sendiri, ‘Hero’
adalah nama yang aku gunakan saat kami masih berlima, tetapi sekarang aku
mencoba sebaik mungkin untuk menemukan jalanku sendiri.”
Dalam hal ini, apakah dia mencatat keberhasilan Kim Junsu dalam meluncurkan albumnya sendiri dan melakukan tour dunia? Dia menyangkal dan berkata, “Jujur saja, aku sangat iri. Temanku ini mampu melakukan tour dunia dengan album penuh tetapi keadaanku sedikit berbeda. Karena aku hanya mencoba genre baru, sehingga aku tidak akan terganggu dan Junsu tidak akan menjadi sebuah factor tekanan bagiku.”
Dalam hal ini, apakah dia mencatat keberhasilan Kim Junsu dalam meluncurkan albumnya sendiri dan melakukan tour dunia? Dia menyangkal dan berkata, “Jujur saja, aku sangat iri. Temanku ini mampu melakukan tour dunia dengan album penuh tetapi keadaanku sedikit berbeda. Karena aku hanya mencoba genre baru, sehingga aku tidak akan terganggu dan Junsu tidak akan menjadi sebuah factor tekanan bagiku.”
Bagaimanapun,
dibandingkan dengan lagu-lagu dance, music rock cenderung lebih familier di
seluruh dunia. Terkait dengan genre-nya, jenis music ini mampu menguasai pasar dunia
dengan lebih mudah. Kim Jaejoong mengungkapkan bahwa jika dia mampu memenuhi
lagu untuk konser, dia akan berencana untuk melakukan tour dunia. Walaupun demikian,
alasannya tidak menyukai sebuah tour dunia adalah hanya karena kesepian.
Dia berkata,
“Misalnya saja dalam kasus Junsu, ada saat-saat ketika suatu hal dilakukan di
luar kemauan diri sendiri. Rasanya kesepian setengah mati. Junsu tidak ikut
minum atau merayakan pesta setelah konser bersama dengan para staff dan dia
akan makan sendirian dan kembali ke hotel.”
Saat ditanya, “Apakah kau minum?”, dia menjawab, “Ya” dan ekspresi
Kim Jaejoong berubah cerah, “Dalam hal itu aku tidak akan kesepian.”
Source: wstarnews
Credits: ktam @ Disp-TVXQ_JYJ
English Trans by: rachui@sharingyoochun
Source: wstarnews
Credits: ktam @ Disp-TVXQ_JYJ
English Trans by: rachui@sharingyoochun
Photo credits to
the rightful owner






0 komentar:
Posting Komentar